Berharap Pada Langit

Doaku, doamu yang di rangkum menjadi doa kita selalu terdengar oleh langit. 
Ini semua bukan rupa namun kisah aku dan kau menjadi kita untuk saling mengerti pada setiap insan yang kian lama menjerit.

Dikala memohon jangan lupa memberi, itulah jawaban doa kita.
Ketidak seimbangan akan salah satunya membuatmu kalah.
Namun baik kita enggan keduanya tanpa lelah.
Disaat pikiran merendahkan diri yakinlah Tuhan mendukung kita menjadi kuat.

Akan selalu bersyukur pada setiap atma,
Disitulah akan terbentuk raga bersimba ruah.
Ragu-ragu ikoniknya kita hampaskan pada malam. Karena siang adalah bersyukurnya kita yang paling dinantikan.
Anggapan angan kita jadikan bahan candaan yang memunculkan iba pada setiap pilu-pilu kisah.
Jadikan sendu rima yang menghidupkan ksatria berwibawa hingga kau dipuji iba.

Apakah kau berwujud arunika juang tanpa nama? Atau pahlawan sempoyongan namun berjasa?
Uh jawabanmu itu akan memunculkan sinematik berharga dalam hidup ini.
(By; Nano)

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Coretan Sederhana dan Manja

Sedalam Apa Lagu "VERONIKA" di NTT?

Melodi Indah di Kampung Bungan