Martin Salim; Pencipta Lagu Mars SDK Mok
Sejak tahun 1930 SDK Mok berdiri dengan gagah dan menawan. Menyirami air pengetahuan dan pupuk wawasan bagi anak-anak yang sedang bertumbuh dan berkembang. Ribuan anak-anak telah lahir dari rahim bunda SDK Mok. Kelak menjadi harapan kampung, bangsa dan negara Indonesia. SDK Mok berdiri sejak zaman sebelum kemerdekaan yakni zaman kedaluan. Kedaluan merupakan pembagian wilayah Manggarai menjadi beberapa wilayah kecil yang dibuat pada zaman Belanda. SDK Mok masuk dalam wilayah kedaluan kepo. 
Minimnya literatur tentang SDK Mok di masa lampau memengaruhi tentang sejarah sekolah ini. Kebanyakan sejarah sekolah ini hanya didapatkan dari rangkaian cerita turun menurun masyarakat Mok.
Kehadiran SDK Mok merupakan suatu kebanggaan bagi masyarakat. Pada masa awal berdirinya, murid SDK Mok bukan hanya berasal dari kampung Mok tetapi dari beberapa wilayah di kecamatan Kota Komba. Jangan heran kalau alumni SD ini ada dimana-mana.
Bercerita tentang alumni SDK Mok. Ada seorang alumni yang mencuri perhatian dengan menciptakan lagu mars SDK Mok. Dia adalah bapak Martin Salim. Bapak Martin Salim lahir pada tanggal 25 April 1977. Bapak Martin Salim merupakan tokoh masyarakat yang terkenal karena kepiawaian dalam bernyanyi dan memimpin kor saat misa di gereja. Selain pandai bernyanyi, bapak Martin Salim juga dikenal karena memiliki usaha mebel. Kursi,meja, lemari dan lain-lain merupakan temannya sepanjang hari.
Bapak Martin Salim memiliki istri bernama Felinia Flora dan dikaruniai empat orang anak.
Saat ini bapak Martin menghabiskan waktu bekerja di mebelnya sembari merangkai nada dan ide untuk menciptakan lagu. Salah satu lagu yang sudah diciptakan namun belum diperkenalkan ke publik adalah lagu tentang TK Negeri Mok. Semoga diberikan kesehatan dan kesuksesan bapak.
Kita kembali ke cerita tentang sejarah mars SDK Mok. Pada tahun 2009, terbersit di pikiran bapak Martin untuk menciptakan sebuah tembang kenangan, tembang harapan tentang SDK Mok. Hal ini tentu bersamaan dengan kenyataan dimana SDK Mok tidak memiliki lagu mars yang menjadi anjuran dari pemerintah kabupaten Manggarai Timur melalui dinas pendidikan, bahwa setiap sekolah wajib memiliki lagu mars sekolah masing-masing. Keinginan ini tentu disambut baik oleh kepala sekolah bapak Kasmir Taji dan guru-guru SDK Mok kalah itu. Para guru sangat bersyukur ada alumni yang menyalurkan bakatnya dengan menciptakan sebuah lagu untuk sekolahnya tercinta.
Setelah mendapatkan izin dari pihak sekolah, bapak Martin kemudian melakukan observasi tentang SDK Mok. Sejarah-sejarah di masa lampau di ulik dari orang tua-orang tua di kampung Mok. Tentu membuat sebuah lagu yang akan dinikmati dan dinyanyikan oleh banyak orang bukanlah suatu hal yang mudah. Ide-ide harus dikumpulkan dengan sebaik mungkin. Nada demi nada disatukan menjadi beberapa alunan yang merdu.
Pada akhirnya, melalui proses yang lumayan sulit. Sebuah lagu diciptakan. Sebuah lagu yang kerap terdengar sayup-sayup dari kejauhan dinyanyikan para siswa di komplek sekolah, di hutan, di kebun atau yang paling ekstrim dinyanyikan di pucuk pohon cengkeh. Sebuah lagu yang menjadi mars kebanggaan siswa SDK Mok. Sebuah lagu yang akan menjadi sebuah memoar kenangan jika dinyanyikan jauh dari tanah agu wae, Mok. Lagu itu bersyair demikian;
Dari jaman Kedaluan
Sampai di jaman sekarang
Engkau berdiri tegak di puncak yang gagah.
Reff:
O SD mok
Kebanggaanku
Aneka ragam seni dan budaya
Menabuh tambur
Sambil bernyanyi
Di iringi seruling
Dendang di almamaterku.
Reff di ulang 2 ×.
Mari bersatu membangun
Manusia yang berguna
Bersatu kita bangun
Pantanglah menyerah.
Kembali ke reff.
Bagaimana menurutmu membaca syair atau lirik lagu ini. Apa yang berkesan dihatimu. Hemat saya, lagu ini menceritakan tentang sejarah yang tidak boleh dilupakan. Tentang keunikan di SDK Mok. Tentang perjuangan tanpa kenal batas.
Pada ayat pertama, bapak Martin menampilkan cerita tentang SDK Mok yang sudah ada ketika Manggarai raya masih dibawah kekuasaan Belanda yakni pada masa kedaluan. Sejarah ini menggambarkan suatu kekuatan, keperkasaan SDK Mok. Meski berusia sangat tua. Namun tetap gagah berdiri. Mengairi ilmu pengetahuan pada anak-anaknya.
Pada ayat kedua, bapak Martin menggambarkan tentang persatuan, kesetiaan dan perjuangan. Tentunya bapak Martin menginginkan SDK Mok menghasilkan manusia yang berkualitas. Berguna untuk apa saja dan dimana saja.
Bapak Martin Salim mendambakan sebuah kesuksesan dengan perjuangan dan air mata. Bukan sebaliknya kesuksesan dengan cara-cara curang.
Sedangkan pada bagian reff, bapak Martin menggoreskan cerita tentang keunikan di SDK Mok. Cerita tentang keunggulan dari SDK Mok. Dimana disana ada sebuah kebudayaan yang sangat melekat dan tidak dapat dipisahkan dari setiap insan. Hal ini tentu berdasarkan fakta bahwa Mok atau bekas wilayah kedaluan Kepo memiliki kekayaan budaya yang sangat khas. Disana ada bahasa kepo, ada Mbaru Mbo, ada tarian wa'i doka, ada tarian caci dan lain-lain. Selain itu ada musik seruling yang menjadi kebanggaan SDK Mok. Iringan seruling ini tidak pernah absen dari acara-acara besar di Mok. Suatu kekayaan yang dikembangkan dengan baik.
Lagu Mars SDK Mok sangat terkenang dihati. Menyanyikannya atau mendengarkannya sama seperti terbang bersama kenangan. SDK Mok sudah berusia sembilan puluh empat tahun. Di tahun 2030 nanti, SDK Mok merayakan pesta seratus tahun. Suatu pencapaian yang luar biasa. Tetap jaya almamaterku.
Cerita tentang bapak Martin Salim dan lagus mars SDK Mok mengajarkan banyak hal. Dari lagu ini, kita alumni ataupun siswa yang saat ini masih mengenyam pendidikan di SDK Mok diajarkan untuk belajar dari sejarah dan tentunya tetap memberikan support akan keberadaan SDK Mok. Kisa bapak Martin sama seperti keluarga Yusuf yang melahirkan Yesus. Yusuf merupakan tukang mebel di zaman itu. Kesederhanaan, ketekunan, keterampilan dan ketenangan menjadikan Yusuf sebagai tokoh yang akan dikenang selamanya. Begitupun dengan Bapak Martin. Diberikan kepercayaan menciptakan lagu yang akan abadi dan dikenang selamanya.
Respect Our Living Legend.
Tabe;
Sungguh. Saya baru tau kalau Beliau yang menciptakan lagu ini😀. Tapi luar biasa e. Sebuah mahakarya anak muda pada jaman itu. Masih indah dinikmati hingga kini🔥
BalasHapus😁 itu sdh e. Kadang tau nyanyi TPI TDK tau penciptanya 🤣
Hapus