Berdoa Sembari Menikmati Senja di Gereja St. Agustinus Mok
Momen romantis yang tercipta dari warna langit senja di ufuk Barat samping Gereja paroki St.Agustinus Mok ini merupakan capur tangan debu-debu di udara. Lapisan warna diudara seringkali berbeda-beda tergantung kondisi cuaca kapan ia berpihak.
Selain debu, sinar matahari yang berada pada sudut miring lapisan langit menyebabkan distorsi. Lengkungan matahari pada langit sore menciptakan panorama romantis setiap insan, terutama bagi si Nana dan Enu yang ingin mengabadikan senja.
Biasanya lokasi yang bagus untuk melihat senja adalah di pantai. Namun sebenarnya semua lokasi akan memberikan gambaran senja yang cantik contohnya seperti senja di ufuk Barat samping Gereja St.Agustinus Mok ini.
Momen ketenangan ini seakan membawa raga pada suasana baru yang sangat amat langka, Itu semua tidak terlepas dari warna langit senja di ufuk barat samping Gereja paroki St.Agustinus Mok ini.
Persatuan nuansa rasa dapat dinikmati sekaligus dengan rekoleksi religius karena disamping kita bisa menikmati senja disore hari kita juga dapat melakukan doa perantara pada bunda Maria sebab di samping Gereja paroki St.Agustinus mok juga terdapat gua Maria. Disaat-saat kita butuh ketenangan pilihan terbaik adalah menyaksikan senja yang berpadukan suasana religius.
Ini adalah hal paling ikonik dalam hidup.
Boleh romantis menikmati senja tapi jangan lupa bawa nama dia dalam doa, bukankah begitu ketua?.
Btw apakah kamu pernah berkunjung ke Gereja St.Agustinus mok ? Jika belum, sungguh moment tersebut adalah moment yang paling dinantikan. Selain Gereja, di Mok ada sunset dan nana-nana serta enu-enu yang elok dan aduhai.
(By; Nano)
Komentar
Posting Komentar