Dalam Kenangan
Nak.... lembaran baru dimulai lagi Seribu pengalaman terlewati Bagai disayat sembilu dan ditikam belati Kadang suka dan duka dialami Dan jatuh hancur hingga tak mampu berdikari lagi.... Ahhhh Tuhanku Inikah petulangan yang tak bisa diulang? Ketika seorang datang lalu mengangkat kuingin terbang. Seketika tubuhku yang remuk kembali pulih. Dari dia aku bangkit kembali. Namun takdir berkata lain. Dari bibir yang terucap dan pernah dikecup dari orang lain. Seribu janji berujar bagai buah pada musimnya. Yang tak pernah ku ketahui bahwa kehormatan telah direnggut atas nama cinta, ketika raga dibaluti busana mewah tapi berlabel dosa. Ahhhh Inikah malaikat berupa iblis Ataukah ujian berupa lisan. Tuhan kuingin berlari kembali untuk berhenti, sebab dia yang petik mawarnya lalu melemparkan pada kawanan domba yang tidak searah dengan mawar. Ah dosa terberatku adalah merawat luka yang pulih namun pergi lagi. (By; Madrid Sarong)