Postingan

Sedalam Apa Lagu "VERONIKA" di NTT?

Gambar
Lagu "Veronika" yang belakangan ini merajai lini masa media sosial di NTT bukan sekadar fenomena musik lokal biasa. Jika kita bedah lebih dalam, ada satu opini menarik yang bisa kita diskusikan: **Lagu ini adalah bukti kemenangan "kejujuran kultural" atas standar produksi musik industri yang kaku.** 1. Kekuatan "Earworm" yang Organik Banyak pengamat musik arus utama mungkin melihat aransemen lagu-lagu viral dari timur cenderung sederhana atau repetitif. Namun, di situlah letak kekuatannya. "Veronika" berhasil menangkap esensi **vibe tongkrongan** yang jujur. Lagu ini tidak berusaha menjadi megah dengan orkestrasi rumit; ia hanya ingin menjadi teman berdansa. Keberanian untuk tetap sederhana inilah yang membuatnya sangat *relatable* bagi pendengarnya. 2. Musik sebagai Identitas Kolektif Di NTT, musik bukan hanya instrumen auditif, melainkan alat pemersatu. Fenomena "Veronika" menunjukkan bahwa masyarakat kita memiliki sistem kurasi mandi...

Bulan Maria; Masih Adakah Kokis Ene?

Gambar
Kita memasuki bulan Mei atau biasa juga disebut Bulan Maria. Pada bulan ini, doa-doa akan bergilir di setiap rumah. Satu hal yang identik dengan bulan Maria yaitu setelah selesai doa, akan ada acara makan minum yang disiapkan oleh tuan rumah. Kalau kami di sini, untuk mengiringi kopi pahit, andalan yang selalu disiapkan adalah Kokis Ene. Sudah pernah dengar namanya? Kalau belum, saya kasih tau. Jadi Kokis Ene adalah semacam kue goreng. Bahannya adalah dari pisang masak diulek dengan tepung dan air. Tidak banyak bahan. Tiga itu saja. Eits tapi ada minyak goreng juga. Cara buatnya juga simpel kok. Habis dicampur merata, Ya tinggal digoreng. Tidak rumit.  Hidangan satu ini sudah menjadi bagian dari keunikan bulan Maria. Tapi tidak sembarang rumah menyiapkan hidangan ini loh. Soalnya kalau hidangan Kokis Ene terus, maka rumah akan dipenuhi anak-anak kecil.  Mereka, selain karena ditekan guru-guru di sekolah, Kokis Ene juga menjadi alasan pergi doa giliran. Karena memang hidangan ini rasany...

Turnamen St.Agustinus Cup Buka Lagi, Emang Boleh Se-Rame Ini?

Gambar
Sebagai pecinta sepakbola garis keras, saya sering up to date kegiatan turnamen bola tingkat kecil di ruang lingkup Stasi. Walaupun bukan sebagai pemain, bola rasanya sudah menggila di kepala dan benak saya, ketika kegiatan itu saya ulas lewat tulisan. Kegiatan yang berlokasi di Ketang, Desa Golo Tolang, Kec. Kota Komba, Kab. Manggarai Timur ini akan mempertemukan klub-klub muda dan klub-klub legenda. Bukan juga mau sok. Bicara soal turnamen di sini, kalian pasti hanya mengingat nama klub-klub besar di Indonesia ataupun Eropa. Eh, ternyata nama-nama klub tarkam juga tidak kalah menarik loh. Khusus di turnamen St.Agustinus Cup kali ini, kalian akan menjumpai klub bernama PSG FC, Mutiara, terus ada Global FC juga. Keren bukan?. Btw, pada tahun 2025 ini, kembali digelar turnamen sepak bola tingkat Stasi dibawah naungan Paroki St. Agustinus Mok. St Agustinus Ketang Cup III namanya. Unik, aneh, sekaligus mengundang pertanyaan. Yang pertama alasan kenapa aneh, itu lokasi kegiatannya berlangs...

Kisah Panggilan Paus Fransiskus, Pernah Jatuh Cinta dan Nyaris Gagal Jadi Paus

Gambar
Sumber Informasi: Penakatolik.com Saat itu 13 Maret 2013, Konklaf sudah memasuki hari kedua, namun Paus baru yang akan menggantikan Paus Benediktus XVI belum juga terpilih. Waktu sudah menginjak sore hari di Roma, ketika sesi terakhir konklaf pada hari itu akan dimulai. Pada salah satu jeda sesi, para Kardinal biasa saling berbicara di depan Kapel Sistina, termasuk Kardinal Jose Mario Bergoglio SJ, Uskup Agung Buenos Aires, Argentina. Ketika sesi terakhir hari itu akan dimulai, para Kardinal sudah masuk ke Kapel Sistina, tempat di mana konklaf akan berlangsung. Namun, Kardinal Bergoglio tampak masih asyik ngobrol dengan seseorang, sehingga ia tidak sadar, bahwa ia adalah orang terakhir yang masih berada di luar kapel. Ketika sesi konklaf akan dimulai, semua tersadar, bahwa masih ada satu Kardinal yang belum berada di ruangan kapel. Rupanya, Kardinal Bergoglio begitu yakin, dia tidak akan terpilih sebagai Paus, sehingga, dia hampir melewatkan pemungutan suara terakhir itu. Saat itu, ia...

Bapa Suci Pergi Tinggalkan Cinta; Sebuah Puisi Karya Rober Jemali

Gambar
Hari ini, dunia berduka. Air mata mengalir. Semua menangis. Seperti mawar tanpa wangi. Meratapi kepergian Bapa Suci, Paus Fransiskus. Ia telah berpulang kepada Bapa di Surga. Meninggalkan cinta dan harapan. Serta kasih yang tak lekang oleh suara keras zaman ini. Kehilangan Mu Bapa. Hati kami lara nestapa. Ada raga luka derita. Ada ribuan mulut haus dahaga kasih sayang sesama. Ada jutaan jiwa lapar cinta persaudaraan. Mengembara di padang pasir kering. Penuh debu dendam, Dibakar terik marah dan kobaran api senjata kesombongan. Adakah secercah cahaya di malam panjang ketakpastian? Adakah setetes embun kasih sayang di ladang pasir derita? Mungkinkah temukan oase cinta di gersang gurun hampa harapan? Kini kami diam Bapa. Menunduk sambil mengusap kepala. Betapa engkau tega tinggalkan kami dalam kebimbangan. Betapa engkau tega menyisakan cinta yang tak terbalas. Wahai Bapa Suci. Doamu, laksana nyala lilin bagi kegelapan malam duka lara kami. Kehadiranmu, menjadi obat luka derita kami. Solida...

Bung Elvis Jehama Itu Yang Mana e?

Gambar
Caption Foto : Bung Elvis Jehama Sedang Membantu Masyarakat Melewati Sungai  Pertanyaan pada judul tulisan ini sering kali menganggu tidur saya pada awal-awal sebelum pemilihan Anggota Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) Kabupaten Manggarai Timur tahun 2024. Sejenak saya berpikir soal panggilan 'Bung' yang beredar di masyarakat. Dalam hati saya berkata "pasti Dia bukan orang sembarangan". Saya penasaran. Sampai-sampai cek di google, siapa tau ada pemberitaan tentang Bung Elvis. Saya temui foto yang beragam. Foto-foto itu hasil unggahan media berita online. Sambil menganggukan kepala, saya bergumam "Wah ternyata ini orangnya". Dari beberapa foto itu, saya melihat ada kesederhanaan yang tidak saya temui pada orang lain. Ditambah lagi dengan beredarnya foto Bung Elvis di facebook yang sedang duduk di atas keladi, semakin membuat saya penasaran. Terlepas dari situ, gema pemilihan DPR Kabupaten Manggarai Timur pun semakin berkumandang. Nama Bung Elvis kian menggema di ...

Kekompakan Bukti Kita Hidup Era Ini

Gambar
Bicara soal aksi damai kemarin di Kantor Desa Mbengan, tentu bukan momen yang sering terjadi. Saya secara pribadi tentu menganggap itu sejarah. Dan bukanlah hal yang mudah untuk sebuah kelompok masyarakat. Dengan hati berani dan dada yang lapang, warga Dusun Bungan dan Dusun Mok mencatat sejarah pertama kalinya. Bukan soal menjawab undangan klarifikasi. Tapi bagaimana kekompakan membawa spanduk aksi seperti itu. Selama ini saya jarang atau bisa dibilang belum pernah melihat momen seperti itu. Tapi semua bisa dibuat, asal ada kekompakan. Senin 24/3/2025, warga Bungan dan Mok menunjukkan kekompakan yang mungkin saja warga lain tidak bisa lakukan. Kalau untuk hadiri undangan semata, mungkin tidak terlalu. Tapi karena soal harga diri dan kehidupan, mereka melakukannya dengan berani. Saya salut atas itu. Sebagai anak muda tentu kami belajar kekompakan itu. Bahwa tidak semua hal bisa dilakukan sendiri. Namun melalui kekompakan, semua terasa begitu enteng. Dan satu yang perlu saya sampaikan ...

Biar Lambat Asal Tepat: Seumur Hidup Itu Lama

Gambar
Caption foto: Penulis, satu tahun lalu. Dua menit setelah saya matikan laptop, judul di atas seakan menari-nari di kepala saya. Entahlah. Ataukah mungkin menyuruh saya untuk menulis soal ini. Dibukalah aplikasi catatan di hp saya. Sederet tulisan ini bukan maksud saya untuk memberi tahu kalau saya sok nulis. Tapi lebih kepada bagaimana pelajaran hidup bagi yang belum berumah tangga. Benar. Seumur hidup itu lama. Tapi tidak banyak anak muda yang mau ambil jalan itu. Bicara soal judul, tentu tidak lari jauh dari kebiasaan, entah itu di lingkungan masyarakat ataupun di lingkungan keluarga. Ada banyak sekali problema hidup berkeluarga anak muda yang belum matang. Bisa dibilang hanya modal nekat. Hal itu terjadi ya karena terlalu buru-buru. Mereka cuma mau supaya apa yang mereka buat diakui oleh orang lain. Kita mulai dari pacaran saja. Banyak yang menjalani hubungan satu ini. Ada yang ketemu terus tiap hari, ada yang LDR. Ada yang cinta satu malam. Dan masih banyak lainnya. Ada sebagian or...

Minuman Keras Oplosan vs Pertamax Oplosan; Dukung Yang Mana?

Gambar
    Semakin hari ada saja yang aneh di Indonesia ini. Kalau dulu kita mengenal dan mendengar minuman keras oplosan, sekarang kita dikagetkan oleh berita Pertamax oplosan. Wah wah memang bangsa kita ini dipenuhi orang-orang kreatif. Jika minuman keras oplosan dapat menyebabkan kematian, lantas Pertamax oplosan ini menyebabkan apa? Kendaraan semakin kencang atau peformanya menurun. Jangan lupa cek kendaraan. Siapa tau luarnya oke tapi isi dalamnya sudah amburadul.  Berita mengenai skandal korupsi Pertamina menjadi headline utama di media sosial. Bagaimana tidak, 193,7 Triliun dikeruk habis-habisan oleh tersangka. Lah kok bisa korupsi uang sebanyak itu. Jangan heran, korupsi sudah menjadi budaya bangsa ini. Lihat saja foto dibawah ini yang saya ambil dari postingan kawan saya di Facebook.    Angka yang sangat fantastis. Bukan main memang bejatnya para koruptor. Dari gambar di atas kita berdoa, semoga tidak ada lagi pendatang baru yang masuk dalam klasme...

Kisah Inspiratif dari CEO Google Sundar Pichai

Gambar
Sundar Pichai sekarang menjabat sebagai CEO Google, dan mulai terkenal karena jabatannya tersebut. Pichai lahir di Tamil Nadu, India pada tahun 1972. Dia dikenal oleh karyawan Google sebagai seseorang yang selalu berhasil merealisasikan rencana menjadi kenyataan. Beberapa proyek yang sukses ditanganinya yakni browser Chrome dan Android. Sundar Pichai memang dikenal sebagai orang yang ramah, cerdas, dan pekerja keras. Ada sebuah kisah inspiratif dari pidato Sundar Pichai kepada anak buahnya. Ia berpidato tentang kisah inspiratif dibalik kecoa yang menjijikkan. Di sebuah restoran, seekor kecoa tiba-tiba terbang dari suatu tempat dan mendarat di seorang wanita. Dia mulai berteriak ketakutan. Dengan wajah yang panik dan suara gemetar, dia mulai melompat, dengan kedua tangannya berusaha keras untuk menyingkirkan kecoa tersebut. Reaksinya menular, karena semua orang di kelompoknya juga menjadi panik. Wanita itu akhirnya berhasil mendorong kecoa tersebut pergi tapi … kecoa itu mendarat di pun...

Mbaru Embo; Hunian Khusus Arwah Leluhur

Gambar
"Tulisan diCopy dari laman resmi nationalgeographic.grid.id pada Rabu 22 Januari 2025" Mok tidak hanya berstatus kampung tua. Tumbuh di punggung bukit, perkampungan itu hingga kini tetap menyisakan satu rumah adat bernama Mbaru Embo yang tidak pernah dihuni manusia. Keluarga suku Nanga sebagai ahli warisnya percaya, Mbaru Embo adalah hunian khusus arwah leluhur. Pasangan Embo Lenang dan Embo Teje diyakini sebagai tetua utama leluhur penghuni rumah adat itu. Perkampungan Mok sekaligus merupakan pusat Desa Mbengan di Kecamatan Kota Komba, Kabupaten Manggarai Timur, Nusa Tenggara Timur. Lokasinya sekitar 30 kilometer arah utara Borong, ibu kota Kabupaten Manggarai Timur. Berkunjung ke Mok tidak sulit karena sudah terhubung jaringan jalan beraspal meskipun di sejumlah lokasi masih berlubang sehingga memaksa mobil atau sepeda motor yang melintas berjalan pelan. Sesuai dengan tuntutan adatnya, Mbaru Embo bertengger di ketinggian punggung bukit bagian hulu kampung. Bangunannya berko...

Puing Puisi

Gambar
Puing puing puisi yang bergelantungan pada setiap serpihan rasa yg kian berderai pada ombaknya bumantara yang begitu damai dengan segenap rasa permai... Aku adalah bulan yang berdurasi pada cakrawala yang begitu permai dan indah. Ada enu yang kian merindu pada setiap rasa dan raga yang konon bergarasi di setiap reparasi rasa. Cakra buana akan bergantung pada senyum_mu enu. Pada nada yang kian melantun untuk tumbuh seribu rasa sayang dan rasa romantisme. Jika Nana ingin memasung rasa pada_mu maka setia dalam diam adalah pilihan paling sendu untuk rasa itu. Rasa akan bermakna jika kita saling satu rasa. Namun Jangan beda jua dalam merasa yang begitu dalam. Sendu joak_jaekmu akan bermalam dalam rasa yang kian mengudara. Uhuk hormat saya Nano......🇮🇱

Melodi Indah di Kampung Bungan

Gambar
( Kampung Bungan) I. Jasamu Semangatku Kadang setiap raga adalah serpihan rasa  Yang harus dijaga demi nama bangsa yang kian berderai agar tetap ada hingga akhir masa. Atas jasamu aku bersyukur untuk memuja pada dikau yang telah tiada atas nama cinta karna berjuang demi nama bangsa serta negara. Dari pulau yang disebut Sabang sampai ditimur sana yang disebut Merauke, nama-mu sekarang dipuja-puja oleh anak bangsa. Rasa yang ada dalam berbela negara adalah ujud cinta serta bukti jati diri atas merah dan atas putih yang telah kau buktikan sampai Indonesia terpapang berdiri dibumi Pertiwi yang elok dan permai. Aku menyebut-mu adalah merah karena berani dan putih karena suci. Jasamu besar atas nama rasa yang dibalut derita dengan jiwa yang terbakar yang atas nama raga yang terakar dalam derajat Tanah bangsa. Menyala nama-mu ku kenang dalam lagu himne dalam belas kasih yang begitu indah dan permai. (Nano) 🙌🥀 II. Pulang  Paling lama terbang di angan Hiruk pikuknya membe...

Coretan Sederhana dan Manja

Gambar
I.Rindu Akankah rinduku kambuh? Pada setiap sentak jalan di bentala ini. Ingin diri ini ada dalam doamu yang tangguh wahai ibu. Derap rinduku akan keningmu Seakan berubah nyata dalam tangis pilu Sepintas kisahmu kutulis dalam buku Dengan rapinya aku puja akan namamu. Aku hanya pribadi lemah tanpa ibu Dan pun pribadi lemah tanpa Ayah Namun aku kuat dengan doa mereka Seakan aku tak hanyut dibawah derita payah. Ragaku cinta akan mereka Seakan nama hanyut dipanggil mesra Sehingga kalimatku tak lagi berkata pasrah. Aku kuat akan rindu ini Kuatnya aku tebarkan dalam hati Hingga pulang ternyaman masi kunanti Baiknya ini kubawah dalam doa akan kalbu rindu. Hingga aku takkan pasrah dalam juang ini Sampai nanti misiku selesai .(Nano) II. Kerja Urat-urat di lengan harus lebih panjang dari waktu. Kelak terus ditarik dan tak akan putus Keringat menetes dihantam teriknya raja langit Urat membiru, kulit hitam legam Keras terasa, berat dipikul. Pontang panting pantang pulang Lelah menerobo...

KEMANA KITA?

Gambar
Aku kehilangan bayangmu Di tengah rimbunnya rindu Tersedu mencari tawar temu Walau sekejap untuk tatap bisu Masih sama seperti kemarin Duduk termangu tak bergeming Memberi waktu pada pikiran Untuk menjelajah peta kenangan Tidak perlu kembali Ini hanya sisa puing sakit hati Aku hanya ingin menyapamu Tapi bukan sebagai kita yang dulu Entah di jalan yang mana Berhadapan tanpa sengaja Kuharap tak ada tatap mata  Yang berkaca meneteskan luka ___ Rober Jemali🌹

Kumpulan Kosa Kata Dialek "Kepo" Wajib Dikuasai, Siapa Tau Ada Jodoh di Mok

Gambar
Keterangan Foto: 1.Potret Rumah Adat Suku Nanga. 2.Permainan Enggrang (Wai Doka). 3.Air Terjun Partambang. ................................................................... Mok merupakan salah satu kampung yang berlokasi di Desa Mbengan Kecamatan Kota Komba Kabupaten Manggarai Timur. Salah satu dialek bahasa yang kerap dipakai masyarakat Mok adalah "Kepo". Ini merupakan suatu keunikan dalam hal Bahasa. Dan saya kira kalian yang notabene diluar desa ini akan sedikit kesulitan mempelajari dialek bahasa Kepo. Tentang kosa kata, Mok punya banyak kata yang sulit di ikuti dan sulit di mengerti oleh orang-orang di luar Mok. Kosa kata ini harus di hafal baik guna kelancaran dalam berkomunikasi nantinya. Selamat belajar... Ghos di= Mampir sebentar, Berhenti sementara, Berhenti. Pele apa le= Ada buat apa, Apa yang sedang di lakukan. Mai kita de= Coba ke sini, Kalau bisah datang kemari. Emo sama ne= Jangan seperti itu, Tidak boleh seperti itu. Pele to'o ne so'o le= Pergi kema...

Sekeren Apa Bahasa Kepo-mu?

Gambar
Bai yang kita bilang tadi adalah tanda tiada berasal pu wa mai nai.     I ole terbaikmu adalah disaat meraju lelah dengan sikapnya saat itu.   Gereng agu aku yang paling romantis adalah disaat kita berjuang bersama melewati tantangan dunia.   Oleh Morin yang kita ucap itu ialah doa tulus sebab banyak cobaan yang pernah dihadapi.     Nuk paling istimewa ialah disaat rindu dengan dia yang bisa membuat kita iba.     Woe paling baikmu adalah dia yang masih lancar jaya berkomunikasi sampai saat ini.     Naba yang didambakan adalah sikap baiknya kita dengan sesama.     Mut Kia yang paling eksotis adalah disaat ketiadaan hal sama sekali pada diri sendiri.     Baling weki paling syahdu saat kita bersama menggapai hal untuk sejahtera.     Nukung paling dramatis saat menyelesaikan tugas tanpa tunda.     Ghos terharu yang diinginkan ialah setelah pencapaian panjang di hari yang melelahkan. ...

Kau dan Segenap Kecantikan Mu

Gambar
Ada saat-saat waktu yang terselip di ambang kenanga Saat kau tak mengenalKu membawa namaKu mengadu di sepertiga malamMu Kala itu juga aku tak mengenalMu ,dibalik samar-samar mimpi malam Apakah yang kau adukan itu? , Ah pikirKu terlalu menggapaiMu sepenuhNya Saat-saat esok pagi dengan badai yang menggempul diudara, seakan badan kaku membatu Aku mulai mengingat mimpi-mimpi malam yang telah berlalu, Kau kah itu?, huh wajarlah pagi itu aku rindu Waktu berjumpa, kenangan pun tiba dengan sendiriNya Kau yang melirik di balik jendela kayu, waktu itu serasa semesta merestui ;kataKu Diam-diam dibalik langit malam dibawa lampu pelita yang bergoyang, Semakin wajahMu nampak pada bayang lampu pelita,semakin ketakutan mengaduKu Jika sewaktu-waktu kau merasa terbisik,Yakinlah Dinda; aku tau kau rindu Ternyata kebisingan malam-malam adalah retakan mimpi yang terpatah di sepertiga malam DindaKu, kau dan segenap kecantikanMu adalah Doa ayahandaMu Teriakan Doa ibundaMu kala kau masih kecil adalah make up...

Sebuah Puisi

Gambar
1.  SUARAMU Suara balik berbolak balik Seperti suara gelombang air disamudra Kebingungan arah  Ruangan air di atas daun talas yang selalu berganti arah membingungkan Kemarin kau ikrarkan  Aku tidak merencanakan  Menikahimu adalah sandi  Suaramu sebagai saksi Dan bait-bait ucapanmu  Begitu tegas aku dengarkan  Walau relung hatiku penuh  Sayatan luka seperti pedang Yang didadaku aku tetap  Diam tetap aku saring  Diam sabar dan sering menangis Tak seorangpun mengerti seperti sutradara cinta yg datang lalu pergi Mendung belum tentu hujan begitu cepat simpul keputusan tanpa memikir penyesalan  Aku tidak merencana menikah denganmu  Itukah suara hatimu yang kau lontarkan dan kau suguhkan seperti hidangan untukku. Aku bukan seperti kumbang petualang yg terbang hinggap sana sini menghisap madu mencari kehangatan,kenikmatan. Aku seberkas cahaya tuhan mencari teman hidup seperti Adam dan hawa biar sempurna saling mencintai...

Berharap Pada Langit

Gambar
Doaku, doamu yang di rangkum menjadi doa kita selalu terdengar oleh langit.  Ini semua bukan rupa namun kisah aku dan kau menjadi kita untuk saling mengerti pada setiap insan yang kian lama menjerit. Dikala memohon jangan lupa memberi, itulah jawaban doa kita. Ketidak seimbangan akan salah satunya membuatmu kalah. Namun baik kita enggan keduanya tanpa lelah. Disaat pikiran merendahkan diri yakinlah Tuhan mendukung kita menjadi kuat. Akan selalu bersyukur pada setiap atma, Disitulah akan terbentuk raga bersimba ruah. Ragu-ragu ikoniknya kita hampaskan pada malam. Karena siang adalah bersyukurnya kita yang paling dinantikan. Anggapan angan kita jadikan bahan candaan yang memunculkan iba pada setiap pilu-pilu kisah. Jadikan sendu rima yang menghidupkan ksatria berwibawa hingga kau dipuji iba. Apakah kau berwujud arunika juang tanpa nama? Atau pahlawan sempoyongan namun berjasa? Uh jawabanmu itu akan memunculkan sinematik berharga dalam hidup ini. (By; Nano)